Menu Utama
- Advertisement - Space Iklan Top Banner

Naruk Saritani: HPSN 2026 Titik Awal Komitmen Lingkungan Berkelanjutan Barito Utara

admin | Februari 22, 2026
thumbnail

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif proaktif yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat bersama berbagai komunitas. Aksi bersih sampah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di kawasan eks Bandara Lama Muara Teweh pada Senin, 16 Februari 2026 lalu, dianggap sebagai langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran publik terhadap isu sampah.

Dalam pernyataannya pada Minggu, 22 Februari 2026, Bapak Saritani menegaskan dukungannya penuh terhadap gelaran HPSN 2026 yang mengusung tema inspiratif "Indonesia Bersih, Sehat, dan Lestari". Menurutnya, sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, kelompok masyarakat sipil, dan individu merupakan indikator kuat bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan semakin mengakar di wilayah Barito Utara. Kolaborasi semacam ini esensial untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.

Beliau menambahkan, "Kami di DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi upaya DLH dan komunitas yang tidak hanya menggelar aksi bersih sampah sebagai formalitas semata. Lebih dari itu, ini adalah perwujudan komitmen kolektif dalam merawat dan melindungi lingkungan hidup kita." Pernyataan ini menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis yang lebih dalam, yakni membangun fondasi budaya peduli lingkungan yang kuat di tengah masyarakat.

Persoalan pengelolaan sampah, lanjut Saritani, adalah tantangan multidimensional yang memerlukan keterlibatan aktif dari setiap lapisan masyarakat. Beliau secara tegas menyoroti urgensi implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) secara konsisten. Dimulai dari lingkup terkecil seperti rumah tangga, hingga meluas ke tingkat desa dan kelurahan, praktik 3R menjadi kunci fundamental untuk mengurangi volume sampah secara signifikan dan mengelola limbah dengan lebih bertanggung jawab.

Ketika masyarakat memiliki disiplin tinggi dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga, maka tekanan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat diminimalisir secara drastis. Oleh karena itu, program edukasi dan pembiasaan mengenai pengelolaan sampah yang bertanggung jawab harus terus digencarkan dan diperluas jangkauannya, agar kesadaran ini menjadi kebiasaan sehari-hari.

Lebih lanjut, Naruk Saritani mendesak agar inisiatif seperti bank sampah dan konsep ekonomi sirkular tidak hanya diperluas skalanya, tetapi juga diperkuat landasan operasionalnya. Ini mencakup penyediaan dukungan regulasi serta alokasi anggaran yang memadai dari pemerintah daerah. Beliau menegaskan bahwa DPRD Barito Utara siap menjalin sinergi erat dengan eksekutif dalam merumuskan kerangka kebijakan yang progresif guna mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efektif demi kepentingan bersama.

Selain itu, Saritani menaruh harapan besar bahwa momentum HPSN 2026 ini bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial, melainkan menjadi titik tolak fundamental untuk membangun budaya peduli lingkungan yang secara konsisten berkelanjutan di setiap aspek kehidupan masyarakat Barito Utara. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup daerah.

Beliau menekankan, "Kegiatan serupa harus diimplementasikan secara rutin dan melibatkan partisipasi aktif dari generasi muda, pelajar, dan organisasi kepemudaan. Kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan harus diinternalisasi hingga menjadi budaya kolektif yang mengakar di seluruh lapisan masyarakat." Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Dengan dukungan padu dari berbagai pemangku kepentingan, Naruk Saritani menyatakan optimismenya bahwa Barito Utara mampu mewujudkan visi lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. Oleh karena itu, ia secara tulus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga kebersihan, mematuhi prinsip pengelolaan sampah yang benar, dan menghindari tindakan membuang sampah sembarangan, demi menciptakan masa depan daerah yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Bagikan:
Komentar (0)
- Advertisement -
Iklan Banner